All Stories
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Agustus 2018


Sabtu (25/8/2018), MI Ma’arif Pijenan menggelar simulasi manasik haji. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa ini bertujuan untuk lebih mengenalkan tata cara pelaksanaan ibadah haji.
Para siswa tampak berantusias mengikuti kegiatan ini. Dipandu KH. Badrussalam, Pengasuh Pondok Pesantren Darunnajaa Gandon Sumuran Palbapang Bantul, para siswa dilatih mengenakan pakaian ihram secara benar. Dengan dibimbing para guru, seluruh siswa mengikuti tahapan simulasi manasik ini dengan tertib dan semangat.
Kegiatan ini dipusatkan di kompleks MI Ma’arif Pijenan Ngeblak Wijirejo Pandak Bantul, baik di gedung unit 1 maupun unit 2. Proses manasik haji didesain semirip mungkin dengan manasik-manasik haji pada umumnya sehingga siswa bisa menghayati pelaksanaan manasik sebagaimana aslinya.
Selain simulasi ibadah haji, dilaksanakan pula penyembelihan hewan qurban. Demi merekatkan ikatan persaudaraan serta semangat kebersamaan antara madrasah dan wali siswa, tidak hanya guru yang terlibat dalam pelaksanaan qurban, tetapi para wali murid juga bersemangat dan turut aktif terlibat di dalamnya.
Kegiatan ini diharapkan bisa terus dilaksanakan dan dikembangkan agar pembelajaran dan pendidikan di MI Ma’arif Pijenan semakin maju dan berkualitas.


Simulasi Manasik Haji

Irham Sya'roni   at  Agustus 31, 2018  No comments


Sabtu (25/8/2018), MI Ma’arif Pijenan menggelar simulasi manasik haji. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa ini bertujuan untuk lebih mengenalkan tata cara pelaksanaan ibadah haji.
Para siswa tampak berantusias mengikuti kegiatan ini. Dipandu KH. Badrussalam, Pengasuh Pondok Pesantren Darunnajaa Gandon Sumuran Palbapang Bantul, para siswa dilatih mengenakan pakaian ihram secara benar. Dengan dibimbing para guru, seluruh siswa mengikuti tahapan simulasi manasik ini dengan tertib dan semangat.
Kegiatan ini dipusatkan di kompleks MI Ma’arif Pijenan Ngeblak Wijirejo Pandak Bantul, baik di gedung unit 1 maupun unit 2. Proses manasik haji didesain semirip mungkin dengan manasik-manasik haji pada umumnya sehingga siswa bisa menghayati pelaksanaan manasik sebagaimana aslinya.
Selain simulasi ibadah haji, dilaksanakan pula penyembelihan hewan qurban. Demi merekatkan ikatan persaudaraan serta semangat kebersamaan antara madrasah dan wali siswa, tidak hanya guru yang terlibat dalam pelaksanaan qurban, tetapi para wali murid juga bersemangat dan turut aktif terlibat di dalamnya.
Kegiatan ini diharapkan bisa terus dilaksanakan dan dikembangkan agar pembelajaran dan pendidikan di MI Ma’arif Pijenan semakin maju dan berkualitas.


Lanjutkan Membaca→

Senin, 20 Agustus 2018

Sabtu, 18 Agustus 2018, MI Ma’arif Pijenan melalui program Diniyah an-Nahdliyah menggelar “Pelatihan Shalat Sempurna Sesuai Ajaran Rasulullah” untuk seluruh siswa kelas 1 sampai kelas 6. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar siswa dapat melaksanakan rukun Islam yang kedua ini secara benar sesuai dengan ajaran Rasulullah Saw. Selain itu, agar siswa semakin sadar dan disiplin dalam menunaikan secara total kewajiban shalat ini dalam kehidupan sehari-hari.
Rasulullah Saw bersabda:
 مُرُوا أَوْلادَكُمْ بِالصَّلاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ ، وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ ، وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ 
“Perintahkan anak-anak kalian untuk melakukan shalat saat usia mereka tujuh tahun, dan pukullah mereka saat usia sepuluh tahun. Dan pisahkan tempat tidur mereka.” (HR. Abu Daud dan Ahmad)
Sebelum pelatihan dimulai, masing-masing siswa diberi waktu oleh panitia untuk melaksanakan shalat sunnah Dhuha secara mandiri di bawah pantauan dewan asatidz. Tepat pukul 07.30 WIB pelatihan shalat dimulai. Bertindak sebagai pemateri adalah Ust. Irham Sya’roni, S.Pd.I dan sebagai model atau pemeraga adalah Thoriq dan Faiz Hilmie Phalgunawan, keduanya adalah siswa kelas 5.
Materi pokok yang diberikan dalam pelatihan tersebut adalah gerakan dan bacaan dalam shalat fardhu lima waktu, tata cara shalat Idul Adha, serta macam-macam niat shalat fardhu dan sunnah. Untuk mengunduh materi pelatihan, silakan klik link berikut https://drive.google.com





Pelatihan Shalat Sempurna Sesuai Ajaran Rasulullah

Irham Sya'roni   at  Agustus 20, 2018  No comments

Sabtu, 18 Agustus 2018, MI Ma’arif Pijenan melalui program Diniyah an-Nahdliyah menggelar “Pelatihan Shalat Sempurna Sesuai Ajaran Rasulullah” untuk seluruh siswa kelas 1 sampai kelas 6. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar siswa dapat melaksanakan rukun Islam yang kedua ini secara benar sesuai dengan ajaran Rasulullah Saw. Selain itu, agar siswa semakin sadar dan disiplin dalam menunaikan secara total kewajiban shalat ini dalam kehidupan sehari-hari.
Rasulullah Saw bersabda:
 مُرُوا أَوْلادَكُمْ بِالصَّلاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ ، وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ ، وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ 
“Perintahkan anak-anak kalian untuk melakukan shalat saat usia mereka tujuh tahun, dan pukullah mereka saat usia sepuluh tahun. Dan pisahkan tempat tidur mereka.” (HR. Abu Daud dan Ahmad)
Sebelum pelatihan dimulai, masing-masing siswa diberi waktu oleh panitia untuk melaksanakan shalat sunnah Dhuha secara mandiri di bawah pantauan dewan asatidz. Tepat pukul 07.30 WIB pelatihan shalat dimulai. Bertindak sebagai pemateri adalah Ust. Irham Sya’roni, S.Pd.I dan sebagai model atau pemeraga adalah Thoriq dan Faiz Hilmie Phalgunawan, keduanya adalah siswa kelas 5.
Materi pokok yang diberikan dalam pelatihan tersebut adalah gerakan dan bacaan dalam shalat fardhu lima waktu, tata cara shalat Idul Adha, serta macam-macam niat shalat fardhu dan sunnah. Untuk mengunduh materi pelatihan, silakan klik link berikut https://drive.google.com





Lanjutkan Membaca→

Selasa, 07 Agustus 2018


Kanit Binmas Polsek Pandak Iptu Subiantoro menghadiri Wisuda dan Sarah terima siswa siswi kelas VI tahun 2017 / 2018 bertempat di MI Maarif Pijenan Ngeblak Rt.06 Wijirejo, Pandak, Bantul. Sabtu (23/06/2018) jam 09.00 Wib
Kanit Binmas Polsek Pandak Iptu Subiantoro
Hadir dalam giat tersebut Ketua Pengurus MI Kabupaten Bantul Edi Gunawan, M. Pd, Ketua Majelis Wakil Cabang Pandak Suradal , S.Pd, MWC NU Pandak Mualip, Kapolsek Pandak yang diwakili Kanit Binmas IPTU Subiyantara, Kepala Sekolah MI Maarif Pijenan Mugi Slamet, S.Pd, Bhabinkamtibmas Desa Wijirejo Aiptu Suryono, Tokoh Masyarakat, Siswa kelas I sampai dengan VI dan wali murid kurang lebih 300 tamu undangan.
Acara dibuka dengan Dzikir dan Tahlil dipimpin oleh Kaum Rois dusun Ngeblak Bapak Suratman dilanjutkan dengan penyerahan Piagam dan Wisuda hafalan Al Qur' an sebanyak 28 siswa siswi MI Maarif Pijenan oleh Bapak Suradal, S.Pd.
Kapolsek Pandak yang diwakili Kanit Binmas IPTU Subiyantara dalam sambutanya menyampaikan marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat walafiat. Kami atas nama Muspika Kecamatan Pandak mengucapkan selamat atas di wisudanya ke 17 siswa siswi kelas 6 MI Ma'arif Pijenan dengan nilai yang memuaskan.

Sekarang ini tidak ada yang namanya sekolah favorit maka carilah sekolah yang berbau agama dan yang terdekat dengan rumah. Mulai hari ini telah tercipta 17 bibit unggul sebagai penerus bangsa yaitu lulusan MI Ma'arif Pijenan, Wijirejo, Pandak, Bantul.
Acara ditutup dengan sambutan dari ketua pengurus MI Kabupaten Bantul Edi Gunawan, M.Pd yang mengatakan bahwa memang benar sekarang ini tidak ada sekolah unggul dan semoga sekolah MI Ma'arif Pijenan bisa bersaing dan menciptakan bibit unggul yang berkualitas. Bahwa sekolah madrasah ini berbasis pendidikan agama dan saya tekankan nilai pendidikan umum tidak ketinggalan minimal menengah ke atas. Kunci sukses hidup di dunia dan akhirat adalah shodaqoh Jariyah , Ilmu yang bermanfaat dan Anak Sholeh yang selalu mendoakan orang tuanyan. (Humas Polsek Pandak)
*) Tulisan ini disalin dari http://www.tribratanewsbantul.com




Kanit Binmas Polsek Pandak Menghadiri Wisuda Siswa Mi Maarif Pijenan

Irham Sya'roni   at  Agustus 07, 2018  No comments


Kanit Binmas Polsek Pandak Iptu Subiantoro menghadiri Wisuda dan Sarah terima siswa siswi kelas VI tahun 2017 / 2018 bertempat di MI Maarif Pijenan Ngeblak Rt.06 Wijirejo, Pandak, Bantul. Sabtu (23/06/2018) jam 09.00 Wib
Kanit Binmas Polsek Pandak Iptu Subiantoro
Hadir dalam giat tersebut Ketua Pengurus MI Kabupaten Bantul Edi Gunawan, M. Pd, Ketua Majelis Wakil Cabang Pandak Suradal , S.Pd, MWC NU Pandak Mualip, Kapolsek Pandak yang diwakili Kanit Binmas IPTU Subiyantara, Kepala Sekolah MI Maarif Pijenan Mugi Slamet, S.Pd, Bhabinkamtibmas Desa Wijirejo Aiptu Suryono, Tokoh Masyarakat, Siswa kelas I sampai dengan VI dan wali murid kurang lebih 300 tamu undangan.
Acara dibuka dengan Dzikir dan Tahlil dipimpin oleh Kaum Rois dusun Ngeblak Bapak Suratman dilanjutkan dengan penyerahan Piagam dan Wisuda hafalan Al Qur' an sebanyak 28 siswa siswi MI Maarif Pijenan oleh Bapak Suradal, S.Pd.
Kapolsek Pandak yang diwakili Kanit Binmas IPTU Subiyantara dalam sambutanya menyampaikan marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat walafiat. Kami atas nama Muspika Kecamatan Pandak mengucapkan selamat atas di wisudanya ke 17 siswa siswi kelas 6 MI Ma'arif Pijenan dengan nilai yang memuaskan.

Sekarang ini tidak ada yang namanya sekolah favorit maka carilah sekolah yang berbau agama dan yang terdekat dengan rumah. Mulai hari ini telah tercipta 17 bibit unggul sebagai penerus bangsa yaitu lulusan MI Ma'arif Pijenan, Wijirejo, Pandak, Bantul.
Acara ditutup dengan sambutan dari ketua pengurus MI Kabupaten Bantul Edi Gunawan, M.Pd yang mengatakan bahwa memang benar sekarang ini tidak ada sekolah unggul dan semoga sekolah MI Ma'arif Pijenan bisa bersaing dan menciptakan bibit unggul yang berkualitas. Bahwa sekolah madrasah ini berbasis pendidikan agama dan saya tekankan nilai pendidikan umum tidak ketinggalan minimal menengah ke atas. Kunci sukses hidup di dunia dan akhirat adalah shodaqoh Jariyah , Ilmu yang bermanfaat dan Anak Sholeh yang selalu mendoakan orang tuanyan. (Humas Polsek Pandak)
*) Tulisan ini disalin dari http://www.tribratanewsbantul.com




Lanjutkan Membaca→

Urgensi Pertemuan Ahad Pahing
Salah satu agenda rutin yang digelar MI Ma’arif Pijenan adalah pertemuan atau ijtima’ wali murid setiap Ahad Pahing, pukul 07.00 WIB sampai 08.30 WIB. Ijtima’ ini sangat penting, selain sebagai media berkomunikasi dan silaturahim antara pihak Madrasah dan wali murid, juga sebagai ajang bercurah pendapat; forum koordinasi, sinergi, dan penyampaian informasi; dan tidak kalah penting lagi sebagai majelis siraman rohani.
Melalui ijtima’ ini wali murid bisa berkonsultasi langsung dengan Kepala Madrasah, dewan guru, dan dewan asatidz berkenaan dengan perkembangan pendidikan anak. Melalui forum ini pula semua pihak (baik guru maupun orangtua) akan mendapatkan pencerahan rohani/spiritual, khususnya tentang Islamic parenting (pengasuhan anak dalam perspektif Islam).

Pertemuan Wali Murid Ahad Pahing

Irham Sya'roni   at  Agustus 07, 2018  No comments

Urgensi Pertemuan Ahad Pahing
Salah satu agenda rutin yang digelar MI Ma’arif Pijenan adalah pertemuan atau ijtima’ wali murid setiap Ahad Pahing, pukul 07.00 WIB sampai 08.30 WIB. Ijtima’ ini sangat penting, selain sebagai media berkomunikasi dan silaturahim antara pihak Madrasah dan wali murid, juga sebagai ajang bercurah pendapat; forum koordinasi, sinergi, dan penyampaian informasi; dan tidak kalah penting lagi sebagai majelis siraman rohani.
Melalui ijtima’ ini wali murid bisa berkonsultasi langsung dengan Kepala Madrasah, dewan guru, dan dewan asatidz berkenaan dengan perkembangan pendidikan anak. Melalui forum ini pula semua pihak (baik guru maupun orangtua) akan mendapatkan pencerahan rohani/spiritual, khususnya tentang Islamic parenting (pengasuhan anak dalam perspektif Islam).

Lanjutkan Membaca→

Kelas 4 MI Ma'arif Pijenan sedang melaksanakan shalat Dhuha


Habituasi atau pembiasaan merupakan proses yang sangat penting dalam pendidikan. Proses pembiasaan ini bertujuan membentuk sikap dan perilaku peserta didik yang relatif menetap dan bersifat otomatis melalui proses pembelajaran yang berulang-ulang, terus-menerus, dan konsisten sehingga perbuatan atau keterampilan itu benar-benar dikuasai dan akhirnya menjadi suatu kebiasaan yang sulit ditinggalkan. Jadi, inti dari proses ini adalah pengulangan, yakni mengulang dan membiasakan suatu tindakan tertentu dalam waktu yang lama.
Habituasi atau pembiasaan ini juga menjadi metode kunci dalam proses pendidikan di MI Ma’arif Pijenan. Salah satunya adalah membiasakan siswa melaksanakan shalat Dhuha secara tertib dan benar. Pembiasaan shalat Dhuha ini dilakukan setiap pagi di bawah bimbingan dan pantauan guru atau ustadz.
Ada dua model pembiasaan yang diterapkan dalam pelaksanaan shalat Dhuha ini. Pertama, seluruh siswa semadrasah melaksanakan shalat Dhuha bersama di halaman madrasah yang dipimpin oleh seorang ustadz. Kedua, siswa melaksanakan shalat Dhuha bersama-sama di kelasnya masing-masing. Model kedua inilah yang diaplikasikan oleh dewan asatidz (guru Program Diniyyah an-Nahdliyyah) setiap pembelajaran pada hari Sabtu.
Selain membiasakan shalat Dhuha, dewan guru dan asatidz juga membimbing dan mengevaluasi siswa dalam mempraktikkan thaharah (wudhu), pembacaan asmaul husna dan doa selepas shalat Dhuha, serta muroja’ah (mengulang) hafalan Juz Amma. Dengan rangkaian pembiasaan ini diharapkan siswa menjadi generasi Qur’ani yang shalih, alim, cendekia, dan ahli ibadah.


Membiasakan Siswa Melaksanakan Shalat Dhuha

Irham Sya'roni   at  Agustus 07, 2018  No comments

Kelas 4 MI Ma'arif Pijenan sedang melaksanakan shalat Dhuha


Habituasi atau pembiasaan merupakan proses yang sangat penting dalam pendidikan. Proses pembiasaan ini bertujuan membentuk sikap dan perilaku peserta didik yang relatif menetap dan bersifat otomatis melalui proses pembelajaran yang berulang-ulang, terus-menerus, dan konsisten sehingga perbuatan atau keterampilan itu benar-benar dikuasai dan akhirnya menjadi suatu kebiasaan yang sulit ditinggalkan. Jadi, inti dari proses ini adalah pengulangan, yakni mengulang dan membiasakan suatu tindakan tertentu dalam waktu yang lama.
Habituasi atau pembiasaan ini juga menjadi metode kunci dalam proses pendidikan di MI Ma’arif Pijenan. Salah satunya adalah membiasakan siswa melaksanakan shalat Dhuha secara tertib dan benar. Pembiasaan shalat Dhuha ini dilakukan setiap pagi di bawah bimbingan dan pantauan guru atau ustadz.
Ada dua model pembiasaan yang diterapkan dalam pelaksanaan shalat Dhuha ini. Pertama, seluruh siswa semadrasah melaksanakan shalat Dhuha bersama di halaman madrasah yang dipimpin oleh seorang ustadz. Kedua, siswa melaksanakan shalat Dhuha bersama-sama di kelasnya masing-masing. Model kedua inilah yang diaplikasikan oleh dewan asatidz (guru Program Diniyyah an-Nahdliyyah) setiap pembelajaran pada hari Sabtu.
Selain membiasakan shalat Dhuha, dewan guru dan asatidz juga membimbing dan mengevaluasi siswa dalam mempraktikkan thaharah (wudhu), pembacaan asmaul husna dan doa selepas shalat Dhuha, serta muroja’ah (mengulang) hafalan Juz Amma. Dengan rangkaian pembiasaan ini diharapkan siswa menjadi generasi Qur’ani yang shalih, alim, cendekia, dan ahli ibadah.


Lanjutkan Membaca→

Selasa, 26 Juni 2018



Duta Budaya: Pentas Tari MI Ma'arif Pijenan unjuk kreasi di provinsi DIY bla bla bla bla bla bla bla

Duta Budaya: Pentas Tari MI Ma'arif Pijenan

MI Ma'arif Pijenan   at  Juni 26, 2018  No comments



Duta Budaya: Pentas Tari MI Ma'arif Pijenan unjuk kreasi di provinsi DIY bla bla bla bla bla bla bla
Lanjutkan Membaca→


Learning by doing merupakan prinsip pembelajaran yang tidak hanya teori, tetapi lebih menekankan pentingnya praktik. Metode ini pula yang diterapkan MI Ma'arif Pijenan. Salah satunya adalah dengan kegiatan out class berupa kunjungan belajar di Radio Persatuan Kudus. Dalam kunjungan belajar ini para peserta didik dikenalkan bagaimana cara kerja penyiaran radio, sekaligus diberi kesempatan mempraktikkannya. bla bla bla bla bla bla

Kunjungan Studi ke Radio Persatuan Bantul

MI Ma'arif Pijenan   at  Juni 26, 2018  No comments


Learning by doing merupakan prinsip pembelajaran yang tidak hanya teori, tetapi lebih menekankan pentingnya praktik. Metode ini pula yang diterapkan MI Ma'arif Pijenan. Salah satunya adalah dengan kegiatan out class berupa kunjungan belajar di Radio Persatuan Kudus. Dalam kunjungan belajar ini para peserta didik dikenalkan bagaimana cara kerja penyiaran radio, sekaligus diberi kesempatan mempraktikkannya. bla bla bla bla bla bla

Lanjutkan Membaca→


Dalam Wisuda Siswa Kelas 6 MI dilakukan pula penyerahan secara simbolis perlengkapan sekolah gratis untuk peserta didik baru. Dalam kesempatan itu bla bla bla bla bla bla....

Perlengkapan Sekolah Gratis untuk Siswa Baru

MI Ma'arif Pijenan   at  Juni 26, 2018  No comments


Dalam Wisuda Siswa Kelas 6 MI dilakukan pula penyerahan secara simbolis perlengkapan sekolah gratis untuk peserta didik baru. Dalam kesempatan itu bla bla bla bla bla bla....
Lanjutkan Membaca→

IKLAN

Untuk pemasangan iklan, silakan hubungi 085729901900 atau redaksimipijenan@gmail.com

© 2013 MI Ma'arif Pijenan. WP Theme-junkie converted by Bloggertheme9Published..Blogger Templates
Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.